Perjalanan Kongres Nasional HMPII V

Kongres Nasional HMPII V (KN HMPII V) diselenggarakan mulai hari Jum’at s/d Minggu (2-4 Oktober 2015). Kali ini yang menjadi tuan rumah adalah Universitas Padjajajaran. KN HMPII V dihadiri oleh 80 orang peserta dari perwakilan 19 Universitas, yaitu Universitas Negeri Padang, Universitas Lampung, Universitas Islam Nusantara Bandung, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, UIN Alaudin Makassar, Universitas Bengkulu, Universitas Diponegoro, Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, UIN AR Raniry Banda Aceh, UIN Sunan kalijaga Yogyakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Lancang Kuning Riau, IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Universitas Pendidikan Indonesia.

Hari pertama (Jum’at, 2 Oktober 2015), KN HMPII V secara resmi dibuka oleh perwakilan dari pihak Dekanat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran. Kongres Nasional HMPII V diawali dengan serangkaian acara Seminar Nasional tentang Peran Pustakawan dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang dibawakan oleh dua narasumber yaitu Bpk. Agus Rusmana dan Bpk. Suherman. Tidak kalah menariknya, di awal sesi sebelum seminar dimulai, para peserta disambut dengan sebuah tarian tradisional asal Jawa Barat.

Sidang KN HMPII V dimulai setelah selesainya acara seminar dan shalat Jum’at. Dalam sidang tersebut yang menjadi presidium sementara sebelum terpilihnya presidium tetap yaitu Arina Faila Saufa (DPP), Dedy Dwi Putra (DPP), dan M.Ircham Fitroni (Panitia). Presidium sementara memimpin jalannya sidang penetapan anggota baru, pembahasan agenda sidang, dan tata tertib sidang yang kemudian dilanjutkan dengan pemilihan presidium tetap. Presidium tetap KN HMPII V yaitu Arfah (IAIN STS Jambi) sebagai presidium I, Arif Rohman Hakim (Universitas Indonesia) sebagai presidium II, dan Annisa Fitriana (Universitas Bengkulu) sebagai presidium III.

Setelah dipilihnya presidium tetap, dilanjutkan dengan rangkaian penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Dewan Pengurus Pusat HMPII 2013-2015. Penyampaian LPJ DPP HMPII periode 2013-3015 berbeda dengan periode sebelumnya. LPJ DPP 2013-2015 disampaikan secara satu kesatuan, dalam artian tidak disampaikan perbidang, hal ini mengingat program kerja HMPII hasil rekernas Aceh 2013 tidak dispesifikkan pada masing-masing bidang.

Selanjutnya berdasarkan kesepakatan peserta sidang, LPJ DPP HMPII periode 2013-3015 pada akhirnya dinyatakan diterima, akan tetapi dengan pemberian sanksi yaitu kepada Universitas YARSI Jakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berupa (1) Mencabut surat keputusan yang menjelaskan pengangkatan sebagai Dewan Pengurus Pusat HMPII. (2) Mencabut hak untuk mencalonkan sebagai Ketua Umum pada Kongres Nasional selanjutnya selama dua periode. Sidang hari pertama berakhir pada pukul 21.00 WIB, dengan menghasilkan keputusan-keputusan diantaranya yaitu Penetapan Anggota Baru, Pengesahan Agenda Sidang, Pengesahan Tata Tertib Sidang, Pengesahan Presidium Tetap Sidang, dan Pengesahan Pemberian Sanksi.

Hari Kedua (Sabtu, 3 Oktober 2015). Pada hari kedua bertempat di Gedung Pusat Pelatihan Basic Science (PPBS), agenda dilanjutkan dengan sidang Komisi, yaitu Komisi A membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Komisi B membahas Garis-garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO), dan Komisi C membahas Rekomendasi. Agenda dilanjutkan dengan pemilihan tuan rumah MUKERNAS, TELMINAS, dan KONGRES NASIONAL VI. Terpilih Universitas Negeri Padang sebagai tuan rumah MUKERNAS, Universitas Dipenegoro sebagai tuan rumah TELMINAS, dan UIN Alauddin Makassar sebagai tuan rumah KONGRES NASIONAL VI.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemilihan calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP HMPII Periode VII. Kandidat calon adalah Dimas Ahmad Eka Putra (UPI), Arpah (IAIN STS Jambi), dan Niko W.P (UI). Berdasarkan hasil mekanisme musyawarah, terpilih Arpah dari IAIN STS Jambi sebagai ketua umum dan Dimas Ahmad Eka Putra dari UPI sebagai Sekretaris Jenderal. Pada prosesi sidang terakhir dilakukan pembacaan keputusan hasil sidang yang dilanjutkan dengan pelantikan serta pengambilan sumpah janji oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat HMPII Periode VII.

Dengan terpilihnya pengurus baru HMPII Periode VII tersebut, maka secara resmi sidang ditutup dan agenda pada hari itu telah selesai. Perlu diketahui bahwa yang bertanggung jawab sepenuhnya atas pemegang amanah kepemimpinan bukan lagi atas nama perseorangan, akan tetapi juga atas nama universitas yang bersangkutan.

Agenda hari ketiga (Minggu, 4 Oktober 2015) adalah jalan-jalan sekaligus pemulangan peserta. Destinasi wisata kali ini adalah pusat Kota Bandung. Para peserta KN HMPII V diajak untuk jalan-jalan di pusat kota Bandung, beberapa peserta mengunjungi Alun-alun Kota Bandung, Masjid Raya Kota Bandung, Jalan Asia-Afrika Kota Bandung, Pasar Baru Kota Bandung, dan tempat wisata lainnya. Kongres Nasional HMPII V kali ini terselenggara atas kerjasama yang baik antara Himaka Universitas Padjajaran, Pengurus DPP HMPII Periode VI, Pembina HMPII, dan segenap Anggota HMPII di masing-masing wilayah.

HMPII

DPP HMPII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *