JIP UIN Alauddin Makassar: Transformasi dalam Kolaborasi

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar memperingati milad Jurusan Ilmu Perpustakaan (JIP) yang ke 16 tahun, selasa, 5 Mei 2015 di Lecturer Theatre FAH. Kegiatan tersebut dirangkaian dengan Talkshow dengan topik Transformasi JIP dan Gerakan Sosial yang diikuti oleh Dosen, alumni dan mahasiswa JIP.

Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan, Muh Quraisy Mathar dalam sambutannya mengatakan bahwa usia JIP yang ke-16 adalah usia nakal, bukan remaja. Dengan nakal dalam hal positif, JIP kelak akan menjadi bijak. Menurutnya JIP sudah melakukan transformasi dan gerakan sosial. Ia juga mengapresiasi para alumni, dimana 2 alumni JIP menggoreskan kebanggaan dengan nilaik IPK 4.00, yaitu Nurlinda dan Harisyah. Selain itu, ia mengharapkan perkembangan mahasiswa secara kuantitas harus diisi dengan kualitas.

Dalam acara itu, dosen-dosen yang hadir diantaranya Andi Ibrahim, Sitti Husaebah Pattah, Lamang Ahmad, Hildawati Almah, Taufiq Mathar dan Jusri. Dari pengurus IKAJIP atau alumni hadir diantaranya Mashum, Fajeruddin Syakir, Laode Rusadi (moderator) dan Irsan. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil WD III H. Muh. Dahlan, dan dihadiri oleh WD II Susmihara, Ketua Jurusan SKI Rahmat, dan beberapa staf FAH.

Perwakilan dosen, Andi Ibrahim dalam kesempatnnya memberikan masukan kepada para mahasiswa perpustakaan untuk melakukan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat. Hal itu dapat dimulai dari lingkungan terkecil dengan mendirikan perpustakaan dan taman bacaan, seperti yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa JIP yang ber-KKN pada angkatan lalu disebuah desa di Pangkep.

Hal tersebut juga direspon oleh Muh Quraisy Mathar, dengan mengajak para mahasiswa untuk memancing kepala desa di kampungnya untuk memanfaatkan anggaran 1,2 M untuk pembangunan perpustakaan desa, minimal 1 persen. Menurutnya, dengan dana sebesar itu, perpustakaan desa dapat di bangun secara bertahap. Ia pun mengapresiasi kegiatan mahasiswa selama ini, yang paling fenomenal menurutnya adalah Safari Perpustakaan Se-Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan itu, Irsan mewakili IKAJIP dan alumni, mengharapkan para mahasiswa untuk senantiasa melakukan gerakan sosial, sebab selama ini pustakawan masih berkutat pada hal teknis, dan melupakan aspek sosial-budaya. Ia mengharapkan mahasiswa mau berkolaborasi dengan seluruh elemen, terutama bahwa selama ini ada singgungan ketika banyak lembaga/komunitas sosial lebih aktif melakukan gerakan literasi dan minat baca, ketimbang mahasiswa perpustakaan.

Sementara dosen lainnya, Lamang Ahmad mengharapkan JIP melakukan kolaborasi dengan perusahan/instansi maupun media dalam membuka kesempatan kerja bagi alumni. Bahkan ia mengusulkan adanya branding (tagline) yang menjadi tema untuk menampilkan nama baik JIP, yang disertai dengan perbaikan kualitas. Disamping itu ia mengharapkan para mahasiswa JIP agar memperjuangkan hak-hak pustakawan yang diatur oleh konstitusi (UU NO 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan), yang selamai ini melanggar persyaratan sebagai kepala perpustakaan, baik di tingkat sekolah maupun perpustakaan daerah. Tetapi terlebih dahulu mengupayakan untuk meminta pemerintah membuka formasi pustakawan, agar alumni-alumni dapat terserap.

Dosen lain yang juga ikut menyampaikan masukan yaitu Hildawati Almah. Ia mengajak peserta agar untuk melakukan transformasi pemikiran yang kaku saat ini. Ia mengharapkan para mahasiswa JIP membentuk kelompok atau komunitas seperti kelompok menulis, membaca, dan segala lini yang bisa dimasuki. Hal lain juga disampikan oleh Taufik Mathar, bahwa dengan cepatnya perkembangan TIK, maka dibutuhkan transformer-transformer yang juga cepat mengambil keputusan dan melakukan gerakan sosial.

Sementara dari wakil mahasiswa, Wawan mengajak para mahasiswa JIP untuk membangun jiwa sosial, dan untuk itu ia menyarankan jurusan agar dalam kurikulum JIP, ada mata kuliah tentang social skill atau keterampilan sosial. Demikian Mas Bro, ikut mengajak mahasiswa untuk melakukan kegiatan sosial dimulai dari lorong-lorong Makassar sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat.

Dilaporkan oleh Irsan

HMPII

DPP HMPII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *