Mukernas HMPII Periode 2011-2013

RAPAT KERJA NASIONAL HIMPUNAN MAHASISWA PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI INDONESIA PERIODE 2011-2013
5 Apr 2012
Profile HMPII hmpii 0 Comments

Rakernas HMPII, 24-26 Maret 2012 adalah hari bersejarah bagi Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Informasi Indonesia. Karena pertama kalinya menyelenggarakan Mukernas atau yang lebih akrab disebut dengan Rakernas. Rakernas ormawa yang berdedikasi mengembangan perpustakaan tersebut terangkai acara seminar dengan Rapat Kerja Nasional dan di tutup dengan wisata perpustakaan. Dimulai sambutan dari ketua umum HMPII mengajak seluruh mahasiswa perpustakaan dan informasi untuk meluangkan waktu dan pikiran mengabdi kepada masyarakat yang akan di rumuskan sebagai program kerja nasional HMPII.
Seminar Nasional yang bertema membangun karakter pustakawan, menciptakan perpustakaan humanis menghadirkan bapak Anis Masruri1 yang mengungkapkan bahwa menciptakan karakter pustakawan hendaknya program studi / jurusan ilmu perpustakaan dan informasi menyediakan berbagai sarana, fasilitas pendidikan, kurikulum pendidikan dan sumber daya manusia sebagai pelaksana serta proses pendidikan yang baik. Dosen Ilmu perpustakaan dan informasi Fakultas Adab dan Ilmu budaya UIN Sunan kalijaga Yogyakarta ini menambahkan kompetensi seseorang diperoleh dan berkembang melalui proses pembelajaran, baik yang formal (lembaga pendidikan), non-formal (lembaga pelatihan, maupun informal (keluarga dan masyarakat). Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Program studi/jurusan ilmu perpustakaan dan informasi yaitu menentukan kompetensi seperti kompetensi profesional yang terkait dengan pengetahuan pustakawan di bidangnya dan kompetensi individu yang menggambarkan satu-kesatuan keterampilan, perilaku dan nilai yang dimiliki pustakawan supaya bekerja efektif2. Menentukan Kurikulum oleh program studi/jurusan yang mengacu kepada kebutuhan pustakawan di dalam menjalankan tugas keprofesionalannya yang mampu menciptakan seseorang lulusan yang siap pakai dan siap bersaing di dunia kerja. Melakukan penelitian dalam rangka mengembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk bersaing di era globalisasi. Peningkatan Sumberdaya dan kerjasama dengan instansi lain adalah aspek terakir yang harus menyediakan pengajar yang berkualifikasi tinggi. Kerjasama dengan instansi menjadi bumbu terakir yang mutlak dilakukan untuk menyempurnakan sumber daya, kurikulum dan penelitian.
Pembicara materi kedua yang terfokus pada karakteristik pustakawan profesional di tengah isu sertifikasi di sampaikan oleh bapak Sukirno3. Pustakawan dituntut untuk memiliki profesionalisme dalam bekerja, dan sertifikasi merupakan sarana pengakuan profesi pustakawan dimana syarat-syarat terpenuhi yaitu memiliki pendidikan khusus, baik teori maupun praktek; memiliki organisasi profesi; memiliki kode etik; berorientasi kepada jasa4. Bapak Supriyanto5 menambahkan bahwa pustakawan sejak hadir dengan keputusan MEMPAN No.18 tahun 1988 sampai hari ini belumlah popular, masih kalah popular sama artis ataupun profesi-profesi lain. Sesungguhnya peraturan perundang-undangan tentang perpustakaan dan pustakawan sudah cukup memadai. Sudah sepantasnya pustakawan itu sendirilah yang membangun karakter dan pencitraan profesinya. Perlu dibangun keserasian dan keselarasan antara pangkat, jabatan, usia, masa kerja, diklat dan kompetensinya. Artinya pustakawan akan popular tatkala mampu berperan secara rasional dan proposional mendukung tugas pokok dan fungsinya dari lembaga yang menaunginya dimana saja pustakawan bekerja. Bukti pengakuan tertulis atas kompetensi kerja yang dikuasainya adalah sertifikasi, sehingga pustakawan layak memperoleh recognisi, dan itu bukan isu atau mimpi tapi realita guna menciptakan perpustakaan yang humanis. 6
Sehari setelah seminar, tiba waktunya Sidang yang dipimpin oleh Arkin, Jefri Eko Cahyono dan Annisa Nurrul F sebagai presidium sidang yang dihadiri seluruh mahasiswa perpustakaan dan informasi dari delegasi masing-masing universitas membuat program kerja skala nasional antara lain perpustakaan binaan, konsep yang akan dijalankan oleh masing-masing himpunan/bem jurusan/program studi adalah membina perpustakaan/Taman baca/rumah pintar/dan sejenisnya dalam rangka memberdayagunakan mahasiswa untuk terjun ke lapangan sehingga perpustakaan binaan akan semakin maju dengan kreatifitas, inovasi dan semangat yang tinggi dari mahasiswa. Harapannya tidak akan di tinggalkan perpustakaan yang telah dibina tersebut, namun akan semakin menyebar luas di sekitar mahasiswa berdomisili. Minat baca masyarakat adalah rencana jangka panjang yang diharapkan seluruh anggota HMPII. Rangkaian program kerja lain yang menserentakan kegiatan bersama untuk memperingati hari buku nasional, hari kunjung perpustakaan dan hari perpusnas. Salah satu harapan dari Badan Khusus HMPII adalah membuat buletin, majalah dan jurnal guna meningkatkan kualifikasi menulis mahasiswa perpustakaan dan informasi.
Menginjak hari ketiga adalah wisata kunjungan ke perpustakaan UII Yogyakarta yang terkenal akan penemuan candinya. Berlanjut ke Taman Baca Masyarakat Cakruk Pintar yang menjadi kebanggaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Perjalanan berakir di perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Setiap perjalanan mencapai mimpi memperlukan pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran yang tidak akan bisa di ukur dengan material demi mencerdaskan kehidupan bangsa. HMPII-BISA!
Dicki agus nugroho, Ketua Umum HMPII
1 Lektor kepala pada program studi ilmu perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
2 Special Libraries Association, competencies for special libraries: full report.
3 Pustakawan UGM (Univesitas Gajah Mada)
4 Sulistyo-Basuki, 2010
5 Pustakawan Utama Perpustakaan Nasional RI Jakarta
6 di kutip dari seluruh makalah pemateri seminar membangun karakter pustakawan, menciptakan perpustakaan humanis
Download hasil Rakernas/Mukernas HMPII periode 2011-2013 yang disusun di UIN Sunankalijaga Yogyakarta.
Klik disini: hasil-rakernas-hmpii-periode-2011-2013 (pdf)
Lihat Foto Dokumentasi di youtube: https://www.youtube.com/watch?v=Zg7CoJKXW88

DPPHMPII

Ketua Umum DPP HMPII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *